DI PAGI INI
Oleh : Neng Qori Nur Awaliah
Dipagi ini hujan mengayun gerimisnya
Seperti tak mau menyudahi kedinginan seekor anak burung
dalam sangkar
Ada yang pernah berdusta hari kemarin
Dibalik tirai hujan yang masih sama seperti dua tahun lalu
Kurang lebih 400 hari aku lalui hanya untk disampingmu
Padahal..
Kau, dahulu adalah kekasih yang tak pernah kuharapkan
Bersama sunyi nan asing pagi ini sayang
Pesanmu selalu tentang bibit cinta yang tak kunjung tunas
Lelahkah kau sayang..
Memberikan banyak mimpi, sedang aku selalu merasa tak layak
Ingatkah sayang
Tahun lalu, kau pernah lempar aku pada kubangan busuk
Dalam luka-luka yang menggumpal
Tak ada darah yang menafsirkan kesakitan
Karna sakit itu, tak pernah ku kuak
Sakit itu bercerita tentang hatimu, tentang hidupmu
Syair pujangga dari negeri manapun tak pernah bisa kau
pahami
Apalagi puisi-puisi sunyi dan nada-nada sendu ku
Haruskah aku menumpahkan sedikit darah pada baitnya
Bagiku cinta itu bukan hanya menyatu
Kadang perpisahan itulah cinta
Hujan ini sepertinya ingin lama sayangku
Bersama bahagia yang tak kunjung aku reguk
Aku ingin bertanya sayang,
Jika aku hidup dirantai tragedi, akankah kau menangis disana
kekasihku?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar