Minggu, 19 Januari 2014

seulas tentang II...



Dalam Lembayung
Oleh : Neng Qorie Nur Awaliah

Dalam lembayung itu, aku pernah titikan satu nama
Nama itu ku ukir menjadi siluet yang cemerlang
Ku kagumi, ku cintai dan ku tunggu hadirnya
Tumbuh menjadi harapan agar selalu dipertemukan

Namun, nama itu dari sebuah jiwa
Jiwa yang hendak membuntuti fikiranku
Jiwa yang selalu mengundang resah, menggugah
Oh, senyummu membuatku beku
Diam-diam kau tarik aku pada imajinasi tak bertepi
Rasanya, rasanya aku ingin kau bawa lari
Menuju ke keindahan yang paling indah

Seiring dengan sesuatu yang diam-diam menyeruak
Menebar bunga-bunga kekaguman dijiwaku
Kau, mungkin kau tak tau tentang keanehan ini
Biarlah, biarlah indahmu hanya dalam ilusi semata
Ketidak mungkinan menjadi tembok yang begitu tinggi membatasi
Kau dan aku mungkin saling menyimpan keindahan

Yah, keindahan yang berbeda
Beda sebeda-bedanya, bersamamu ku titipkan langit senja
Senja yang paling indah yang hanya bisa ku nikmati seaat
Namun tak mampu ku meraihnya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar