Senin, 16 Juni 2014

Dosa

Kucium aroma khas yang sama kala hujan datang
Ingin sekali kujadikan aroma perpisahan antara salah dan kenangan
Sesekali hanya bisa menangis
Terus-terus saja jiwa ini diberikan dosa
Olehnya, mu dan kesalahan yang baik

Percuma disini,
hanya sesal setelah semua yang ku kenakan ini basah
tanganku juga membiru, kakiku dan mulutku
kenapa ada yang mengutukku membawaku kesini
sehina apa takdir yang mendera?
Lebih hina kata mu..

Kenapa ada jiwa yang masih saja beku
Bembal ! terhadap rasa pengertian
Harus selalu ditegur, di tegur dan ya ditegur
Hujan ini terus menyita fikiran
Seperti membuat dosa yang dalam
Menggurik seorang terkasih tapi seolah tidak terjadi apa-apa.


Selamat ulang tahun

Ada yang berlalu halnya Angin
Menatap waktu dipangkuan tangan sejarah
Bagaimana mengungkapkan cinta
Haruskah tertatih..
Selain sabar yang ku ayun-ayun kesana kemari..

Banyak hal melingkupi rasa terimakasih ku
Padamu kekasihku..
Jutaan detik telah kita rajut bersama..
Aku memang tak pandai membuat kenangan menjadi indah
Namun aku ingin membuat mu sedikit mengenang
Kapan kau terlahir dan akhirnya menyerahkan umurmu padaku?

Kekasihmu yang ini..
Hanya lirih ingin berucap..
Selamat ulang tahun.. sayangku..
Rasa bahagia menyelimuti kalbu..
Ada nanap.. gundah.. tentang takdir
Resahku..
Tentang Tuhan yang yang telah mengguratkan takdir
Begitu saja bergulir memotong umur-umur kita

Aku tak bisa pura-pura enjadi manis
Sementara kenangan kita seperti madu
Manis bahkan setelahnya..
Maafkanlah..
Harusnya kau dapatkan berupa sesuatu atau kata istimewa
Tapi ketahuilah Aku akan berikan janji

Memberikan kebahagiaan padamu sekarang dan selamanya.