Senin, 16 Juni 2014

Dosa

Kucium aroma khas yang sama kala hujan datang
Ingin sekali kujadikan aroma perpisahan antara salah dan kenangan
Sesekali hanya bisa menangis
Terus-terus saja jiwa ini diberikan dosa
Olehnya, mu dan kesalahan yang baik

Percuma disini,
hanya sesal setelah semua yang ku kenakan ini basah
tanganku juga membiru, kakiku dan mulutku
kenapa ada yang mengutukku membawaku kesini
sehina apa takdir yang mendera?
Lebih hina kata mu..

Kenapa ada jiwa yang masih saja beku
Bembal ! terhadap rasa pengertian
Harus selalu ditegur, di tegur dan ya ditegur
Hujan ini terus menyita fikiran
Seperti membuat dosa yang dalam
Menggurik seorang terkasih tapi seolah tidak terjadi apa-apa.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar