Minggu, 12 Januari 2014

coretan senja



SUATU HARI
Oleh : Neng Qorie Nur Awaliah

Suatu hari kita akan sampai pada garis yang telah kita ketahui
Dimana kau tak perlu lagi mengulas perbedaan kita
Tak sampai ribuan hari, aku yang gemar meresapi percikan hujan
Aku yang mencintai senja lalu menikmatinya dengan segelas kopi di gezebo
Tak pernah berhenti menulis sajak-sajak untukmu

Raut wajahmu begitu saja, selalu tak mudah ku pandangi
Entah karena ada hal yang terlalu indah untuk menghiasi mataku
Namun, hal yang pasti segala tentangmu dan sesuatu yang aku cintai
Tertulis pada aksara-aksara yang pernah ku beri

Kau masih membisu sayangku..
Kadang aku tak menghiraukan hatiku saat kau mengguriknya
Beberapa kali sembilu dan pecahan kaca membarut-barut, mengiris perlahan
Sampai jam dinding enggan melihatnya
Aku tak penah takut jika kau membuat danau dimataku
Dan aku menumpahkannya derai dimalam hari

Ketahuilah sayangku, aku tak pernah berkawan dengan lelah
Karna hatiku menanam penawarnya
Hanya saja jika senja tak indah lagi dengan samudra jingga bening diatas biru
Atau pagi tak menuai embun lagi dan matahari kesiangan
Kala itu puisiku juga memudar di cakrawala
Bersama fatamorgana yang selama ini sulit ku ajak bicara

1000 tahun lagi aku pernah berfikir dibawah pohon yang pernah kau sandari
Mungkin, jika Tuhan memintaku bertemu, jika jasadku tak memahat rindu
Jika tawaku yang pelan-pelan menjauh tak kau kejar
Atau senyumku yang memudar diudara tak bisa kau gapai
Aku takan menggebu melukis kata untukmu lagi
Dan pada saat yang sama
 Mungkinkah kau kenali aku menjelma serupa kata ?



Tidak ada komentar:

Posting Komentar