SERUPA KENANGAN
Oleh : Neng Qorie Nur Awaliah
Dibalik tirai kesenjangan
Ku bidik lagi kenangan yang belum lama ini hangat dijiwaku
Tawa-tawa kecil yang menjadi penawar getir hidup
Dahulu kami pernah sama-sama menjelajah bukit itu
Di sudut bumi mengais arti
Namun, kini tak lagi sehangat kemarin
Berkali-kali kusadarkan kau,dia dan mereka
Tentang arti dalam sebuah misi dan tanggung jawab
Isi kepala kita sama, namun hati kita kadang berbeda
Untung aku masih menyimpan bekasnya,
Bekas tawa-tawa yang pernah kalian serakan
Kupunguti menjadi potret abadi
Potret itu menebar
rindu saat ku buka
Kemarin seolah diciptakan hanya sesaat
Bahkan ada perasaan yang terus tumbuh dan menarik-
Narik bilik hatiku
Menghadirkan pemahaman tentang rasa terdahsyat
Ya, rasa itulah yang tersisa
Bersama kenangan yang tak kunjung bisa kuhapus
Itu bukan tentang kalian, tapi tentang satu jiwa
Ku tau hal serupa juga terjadi pada kau, dan dia
Kenangan dalam kenangan telah mengikat
Memudar, ya memudar bersama misi yang pernah kita ikrar
Misi yang pernah kau kibarkan diatas awan
Serupa kenangan perlahan gugur walau hujan menjamah
Kalian entah kemana, kau juga, dan dia juga
Melupakan bait di anyaman tawa yang mulai kering
Melangkah jauh melupakan diri masing-masing
Tidak ada komentar:
Posting Komentar